Gastritis (Nyeri Lambung)

Definisi

Nyeri epigastrium yang hilang timbul / menetap dapat disertai dengan mual / muntah.

Penyebab

Penyebab utama gastritis adalah iritasi lambung misalnya oleh makanan yang merangsang asam lambung, alkohol, obat atau stres. Pada keadaan ini terjadi gangguan keseimbangan antara produksi asam lambung dan daya tahan mukosa. Penyakit sistemik, kebiasaan merokok, infeksi kuman Helicobacter pilori juga berperan dalam penyakit ini.

Gambaran Klinis

  • Penderita biasanya mengeluh perih atau tidak enak di ulu hati.
  • Gastritis erosif akibat obat sering disertai pendarahan.
  • Nyeri epigastrium, perut kembung, mual, muntah tidak selalu ada.

Continue reading “Gastritis (Nyeri Lambung)”

Epilepsi (Ayan)

Definisi

Epilepsi adalah suatu penyakit yang ditandai dengan kecenderungan untuk mengalami kejang berulang. Bentuk serangannya yang paling sering adalah kejang yang dimulai dengan hilangnya kesadaran, hilangnya kendali terhadap gerak dan terjadinya kejang tonik atau klonik pada anggota badan.

Penyebab

Kelainan fungsional otak yang serangannya bersifat kambuhan. Kelainan organis di otak juga dapat menimbulkan epilepsi, sehingga kemungkinan ini perlu dipikirkan. Dari pola serangannya, epilepsi dibedakan atas epilepsi umum misalnya epilepsi grand mal, petit mal, atau mioklonik dan epilepsi parsial misalnya serangan fokal motorik, fokal sensorik. Continue reading “Epilepsi (Ayan)”

Difteri (ISPA)

Definisi

Difteri adalah suatu infeksi akut pada saluran pernapasan bagian atas (ISPA) yang disebabkan oleh kuman Corynebacterium diphtheriae. Lebih sering menyerang anak-anak.

Penyebab

Penyebabnya adalah bakteri Corynebacterium diphtheriae. Bakteri ini biasanya menyerang saluran pernapasan, terutama laring, amandel dan tenggorokan. Tetapi tak jarang racun juga menyerang kulit dan bahkan menyebabkan kerusakan saraf dan jantung. Continue reading “Difteri (ISPA)”

Diare Non Spesifik

Definisi

Diare adalah keadaan buang-buang air dengan banyak cairan dan merupakan gejala dari penyakit-penyakit tertentu atau gangguan lain.

Diare akut adalah buang air besar lembek/cair konsistensinya encer, lebih sering dari biasanya disertai berlendir, bau amis, berbusa bahkan dapat berupa air saja yang frekwensinya lebih sering dari biasanya.

Diare nonspesifik adalah diare yang bukan disebabkan oleh kuman khusus maupun parasit.

Penyebab

Penyebabnya adalah virus, makanan yang merangsang atau yang tercemar toksin, gangguan pencernaan dan sebagainya. Continue reading “Diare Non Spesifik”

Diabetes Melitus (Kencing Manis)

Definisi

Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit metabolisme yang ditandai oleh tingginya kadar plasma glukosa (hiperglikemia) yang disebabkan oleh gangguan sekresi insulin, aksi insulin atau keduanya.

DM ada 2 jenis atas dasar waktu dimulainya penyakit, yaitu :

  1. Tipe-1, Insulin Dependent Diabetes Melitus (IDDM) atau jenis remaja Pada tipe ini terdapat destruksi dari sel-sel beta pancreas, sehingga tidak memproduksi insulin dan akibatnya sel tidak bisa menyerap glukosa dari darah. Kadar glukosa darah meningkat sehingga glukosa berlebih dikeluarkan lewat urin. Tipe ini banyak terjadi pada usia 30 tahun dan paling sering dimulai pada usia 10 – 13 tahun.
  1. Tipe-2, Non Insulin Dependent Diabetes Melitus (NIDDM) atau jenis dewasa Tipe ini tidak tergantung dari insulin, lazimnya terjadi pada usia diatas 40 tahun dengan insidensi lebih besar pada orang gemuk dan usia lanjut.

Penyebab

Continue reading “Diabetes Melitus (Kencing Manis)”

Dermatomikosis (Kurap/Kadas)

 

Definisi

Dermatomikosis merupakan penyakit jamur pada kulit yang secara medis disebut juga dengan mikosis superfisialis (bagian permukaan kulit). Sedangkan dari berbagai jenis, dermatomikosis yang sering mengenai manusia dikenal dengan kelompok dermatofitosis yang di Indonesia dikenal dengan kurap / kadas. Sedangkan panu masuk dalam kategori dermatomikosis yang nondermatofitosis.

Penyebab

  • Paparan terhadap jamur sering terjadi. Infeksi jauh lebih jarang.
  • Faktor genetik memainkan peran dalam tingkat penularan mikosis kuku dan kaki

  • Mikosis pada hewan (misal : sapi, marmut, kucing) menyebar dengan mudah pada manusia dan menyebabkan tinea pada ekstremitas badan dan wajah. Continue reading “Dermatomikosis (Kurap/Kadas)”

Cacingan

 

Manusia merupakan hospes defenitif beberapa nematoda usus (cacing perut), yang dapat mengakibatkan masalah bagi kesehatan masyarakat. Diantara cacing perut terdapat sejumlah spesies yang ditularkan melalui tanah (soil transmitted helminths). Diantara cacing tersebut yang terpenting adalah cacing gelang (Ascaris vermicularis), cacing tambang (Ankylostoma Duodenale, Necator americanus), dan cacing cambuk (Trichuris Trichuria).

Jenis-jenis cacing tersebut banyak ditemukan di daerah tropis seperti Indonesia. Pada umumnya telur cacing bertahan pada tanah yang lembab, tumbuh menjadi telur yang infektif dan siap untuk masuk ke tubuh manusia yang merupakan hospes defenitifnya.

Beberapa jenis penyakit cacingan dan pengobatannya adalah sebagai berikut :

ANKILOSTOMIASIS (Infeksi Cacing Tambang)

ASKARIASIS (Infeksi Cacing Gelang)

Filariasis (Penyakit Kaki Gajah)

Oksiuriasis (Infeksi Cacing Kremi)

SISTOSOMIASIS

TAENIASIS / SISTISERKOSIS

Trikuriasis (Infeksi Cacing Cambuk)